Pakai atau tak?”“Yg memilih tak angkat tangan anda hayo!” sahut Pak Adi.Yg mengangkat tangan kulihat lebih banyak dari sisanya, termasuk Pak Abu.“Nah gimana Pak Yahya?” tanya atasanku yg ‘ganteng’ itu.“Oke karena rekan-rekan aqu mayoritas menjawab tak, demikian juga keyakinan aqu, maka aqu putuskan tak deh!”“Baiklah, Kir coba kamu perlihatkan!” sahut Pak Adi, “…..ternyata survey membuktikan….”Aqu membuka blazerku dan memperlihatkan buah dadaqu yg terbungkus bra berantai pemberian Pak Adi. Bokep dan tak lama, kemaluan Pak Jeffry di mulutku juga menyemprotkan lahar panas. Saat itu, dari jendela, aqu melihat beberapa mobil telah memasuki halaman rumah mewah ini. aqu juga harus mengetik. Cuih….munafik, makiku dalem hati karena aqu tahu mereka itu di luar paKirg terlihat sangat religius, terutama Pak Sharif, ia begitu fasih bicara tentang moral dan agama, padahal kebusukannya baru saja kurasakan tadi.




















