Kelihatan Pak Hamid ragu pada sikapku sehingga tangannya tidak bereaksi memelukku. Bukankah tubuhku yang paling sensitif telah dinikmati Pak Hamid ? Bokep Sesampainya disana, aku merasa canggung ketika harus berganti pakaian selam di hadapan laki-laki. Dalam speed boath yang menyeberangkan kami, hanya berisi aku, Pak Hamid dan pengemudi kapal. Pak Hamid mendekati dan dengan lembut ia membisikkan kata permintaan maaf. Lemas sekujur tubuhku, aku ingin dipeluk erat, aku ingin ada sebuah benda yang masih tertinggal dalam vaginaku untuk mengganjal sisa denyutan yang masih terasa. Aku bisikan kata mesra. Kami duduk berjauhan tanpa kata- kata.




















