Dalam hati ia berkata, {yah memang betul sekali kata-katamu. Bokep Setelah itu ia langsung menyelinap keluar ke ruang tengah yang telah gelap dan berjalan menuju kamar A-mei yang masih menyala terang…Dokk..dokk..dokk. Membuat Pak Wijaya seperti mendapat pukulan jab telak ke wajahnya.“Ah, tidak, tentu saja tidak,” katanya sambil menggoyang-goyangkan tangannya. Sekarang meskipun ia jelas tahu semua belangku namun ia tak akan berani membocorkan ke orang lain. Pak Wijaya mengambilnya dari kantungnya dan melihatnya sekilas.“Wah, rupanya dugaan saya tadi nggak salah. Hahahaha. Karena isi balasan message-nya yang dikirim adalah:
“Ah, ya boleh kita r’vouz. Kini ia tak sungkan-sungkan lagi mendelik menatap dada gadis itu lekat-lekat. Orang hebat seperti kau, tak perlu belas kasihan orang kampung rendahan seperti aku.”
“Ah, sepertinya Pak Herulah yang merendah.




















