Tidak rugi juga, karena lama kelamaan kami benar-benar akrab. Dan kita sebagai pria yang berekonomi bawah, apa tidak pantas mendapatkan yang namanya CINTA?Sebelum memulai kisah cintaku yang kedua kali, perkenankan aku memperkenalkan diri. Bokep Aku sungguh bodoh, ranti yang dibawah tekanan orangtuanya masih saja kuberikan beban yang akan terus merasuki pikirannya. “Mas sibuk ya?” tanya ranti sambil memberikan uang padaku. Sampai Anti ke mall maupun berkumpul dengan temannya pun, ia selalu mengajakku, hingga suatu hari aku pun iseng menyatakan cinta, dan sungguh jawaban yang tidak pernah aku bayangkan, ranti menerimaku.Kami akhirnya pacaran, hingga berlanjut sampai sekitar 2 tahun. “Langsung cek di kios saya saja ya mbak…”, aku menawarkan bantuan.




















