Kejadian itu terus aku rekam. “mhh.. Bokep Walau dalam hati aku menyimpan ketertarikan pada Nurul. Walaupun tubuhnya aku taksir tidak sebagus tubuh istriku tapi masih diatas rata- rata wanita pada umumnya. Aku terbangun sekitar pukul 1 dini hari, kulihat istriku masih terlelap kelelahan tanpa sehelai benangpun disebelahku. “Silahkan aja, pakai sebabasnya dan jangan canggung disini” ujarku sambil menahan birahi yang baru saja naik. Tapi tidak perlu ku ceritakan karena bukan ini inti cerita yang akan aku ceritakan. apa kamu lupa kamu tinggal dimana?” sahutku agak tinggi, dia terdiam. Sedangkan Nurul terbiasa berangkat terakhir karena letak Rumah Sakit yang tidak terlalu jauh dari rumah kami. Aku baru menyadari DVD Blue Film yang baru aku pinjam tadi, ternyata masih tertinggal dalam komputerku, aku yakin tadi tanpa atau dengan sengaja dia melihatnya.




















