Sejurus kemudian aku tarik handuknya, satu-satunya penutup tubuh yg menempel dibadannya. Bokep aku buka bajuku dan memeluknya dari samping-belakang. Dia menatapku penuh arti, walaupun terbesit dimatanya rasa sakit perawan.Bless.. Mulutku terus bergulir kebawah sambil menyapu tubuhnya dengan jilatan sampai akhirnya aku berhadapan dengan miss cheerful-nya.Aku intip sedikit, Isabell pura-pura tak melihatku, ia palingkan wajah ke samping tapi terlihat jelas ia sedang menanti2kan apa yg ingin segera kulakukan. Kusapu sekali lagi belahan memeknya.. nikmatnya benar-benar seperti disurga-dunia.Leherku sudah merah-merah dicupang, bibirku sampai kebas dikulumi, dan Burungku rasanya sedang mengalami kejadian maha dahsyat. Tapi tante Felisa langsung berinisiatif untuk mencium bibirku. enak… kkoooh….” rintihnya terbata-bata sambil menggigit bibir bawahnya.. Sedangkan Isabell tdk terlalu sering ikutan karena memang tante Felisa coba sembunyi-sembunyi. mmmh….”ujarku menyelaPLAAAKKK!!!! bad girls wanna be..Isabell makin belingsatan, pinggulnya berayun2 dan nafasnya memburu…“ko..




















