“Sengaja kali om, kantor ngebebasin kita berpakean, gak kaya kounter laennya harus pake seragam. Bokep Terima kasih semoga cerita guwe ini menghibur pembaca sekalian.,,,,,,,,,, Sesampai di apartemen mobil langung masuk dan parkir di tempat yang menjadi hak ku. “om, Lisa nyampe om”, teriaknya dengan kuat. Bibirku terus menelusur di permukaan kulitnya. “Apanya yang mentah?” Duit dari diskonnya”. Uhh, sekali lagi dia nyampe, yang hanya selang beberapa menit, dan kembali dia berteriak lebih keras lagi. “Dah magrib ni, mau makan dulu ya, biar gak usah nyari makan lagi nantinya”. Guwe mulai mendekapnya sambil terus mencium bibirnya, kurasakan Penisku mulai menyentuh bibir Memeknya. Dengan tusukan Penisku yang agak kuat, kupepet i tilnya dengan menggoyang goyangnya, dia menggelepar, tubuhnya mengejang, tangannya mencengkeram kuat-kuat sekenanya. “Makanya Lisa kan dapet komisi Banyak, terus bonus buat Guwe apa”tanyaku ke Lisa.Cerita




















