Akibat kecupanku, Mbak Lia menurunkan paha kanan dari paha kirinya.Dan tak sengaja, kembali mataku terpesona melihat bagian dalam kanannya. Bokep Tunjukkan rasa hausmu! Kaki itu sekarang diangkat dan tertekuk di kursinya. Sambil tetap mengelus betisnya, kuluruskan kaki yang menekuk itu. Menengadah. Tunjukkan dengan rakus seolah ini adalah kesempatan pertama dan yang terakhir bagimu!”Aku terpengaruh dengan kata-katanya. Mbak Lia tersenyum sambil menatap mataku. Tunjukkan rasa hausmu! Ooh.. Aku merasa benar-benar haus dan ingin segera mendapatkan segumpal lendir yang akan dihadiahkannya untuk membasahi kerongkongannku. Jangan ada setetes pun yang tersisa! Mungkin karena telah menduduki jabatan yang cukup tinggi dalam usia yang relatif muda, kepercayaan dirinya pun cukup tinggi untuk menyuruh seseorang melaksanakan apa yang diinginkannya.Mbak Lia selalu berpakaian formal dan tubuh nya yang indah keliatan sexsi sekali .




















