Amar ini sudah mempunyai istri dan seorang anak perempuan. Bokep “Oooooouuuhhh….Maaassss….Oooouuuuhhhh….Maaasssss” Dina terus mendesah kenikmatan, aku juga merasakan kenikmatan. Setelah acara selesai aku mengajak Dina untuk pulang tapi aku tidak pulag langsung karena waktu sudah larut bahkan dini hari, maka aku mengajak Dina untuk menginap disebuah motel sederhana. 2 bulan Amar pergi semuanya berjalan lancar-lancar saja, hingga menginjak bulan ketiga Amar menjadi jarang pulang, aku mengetahui itu dari cerita Dina. Amar adalah sosok seorang teman yang aku kenal paling selama ini, dia sangat peduli dengan keadaan temannya yang lagi terkena musibah. Hingga sekarang aku sering menemui Dina dirumahnya saat dia membersihkan rumahnya, hanya untuk menenangkan pikiran Dina yang sedih akibat perubahan sifat dari suaminya. Aku semakin bernafsu. Lalu akupun memarkirkan motor dan mengajak Dina untuk mencari makan, karena dari tadi perjalanan belum makan.




















