Meskipun dia kemudian menangis setelah semuanya terjadi, Dan aku sendiri merasa menyesal karena aku tidak mungkin mengembalikan keperawanannya.Aku memandangi bercak-bercak darah yang mengotori sprei sambil memeluk tubuh Salsa yang masih polos dan sesekali masih terdengar isak tangisnya.“Maafkan aku, Salsa. Bokep Dan setiap kali datang, selalu saja gadis itu yang menemaniku. Aku terus memandanginya dengan berbagai perasaan berkecamuk di dalam dada. Sebenarnya aku tidak biasa pulang sampai larut malam begini. Padahal istriku juga cantik dan selalu menggairahkan dalam berhubungan tapi namanya juga pria ya ada sifat untuk hal lain, seakan akan belum puas, singkat cerita awalnya begini aku cuma iseng-iseng main ke sebuah klub karaoke.Tidak disangka di sana banyak juga gadis-gadis cantik berusia remaja. Awalnya mulanya dari iseng iseng dan menjadi keterusan. Saat itu juga aku menekan pinggulku dengan kuat sekali agar seranganku tidak gagal

















