Dan kembali Andre menarikku dan kini aku berjalan dengan menggunakan lulut. Bokep Dan tentu saja kini aku dalam kondisi yang sangat menegangkan, aku semakin mempercepat kulumanku dan vibrator itu terus saja bergetar, seakan berlomba untuk membuatku orgasme untuk yang kedua kalinya. Kemudian Andre mulai mencium bibirku sambil membuka bajuku. Andre kemudian menarikku ke depan bioskop dan menidurkanku di lantai yang posisinya agak tinggi. Dan sudah bisa ditebak pengunjung yang berada di depanku langsung melihat kami. Sebelum kami menuju tempat yang akan dijadikan tempat “pengorbananku”. Bak seorang peragawati aku berjalan, dan hal itu tentu saja menjadi perhatian pengunjung yang lain. Dan kali ini vaginaku yang jadi sasaran rabaan Andre, dan hanya desahan yang bisa keluar dari mulutku. Kemudian Andre menyuruhku untuk berjalan di dalam bioskop itu. Itu berlangsung sekitar lima menit.




















