Penghasilanku sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan rumah tangga kami.Namun seiring berjalannya waktu, Yuni telah berubah di mataku. Bokep Meski di rumah tidak ada pembantu rumah tangga, namun istriku mampu mengerjakan hampir semua pekerjaan rumah dengan baik. Heny ingin lebih fokus dalam merawat dan mendidik anak-anak kami.Aku tak mempermasalahkan alasannya. Selesai bermain, aku masih harus menunggu sampai Farhan sampai tertidur dan aku baru bisa mandi. Kukecup keningnya, selanjutnya aku beranjak menuju kamar Zahra dan Nadia. Dia tengah tertidur pulas. Bergaun putih, muka pucat putih kaya topeng. Makanan sudah mbok siapkan di meja makan” kata mbok Rusti.Lega juga akhirnya ternyata mbok Rusti mengira aku Bimo“Baik mbok, makasih,”Belum sempat aku membuka sepatu, Farhan keponakanku, anak Bimo satu-satunya langsung menarik tanganku.“Pa temenin Farhan maen bola ya..



















