Ada perasaan bimbang juga bagaimana bila Rosa, atau Farhan anaknya Bimo mengenaliku bukan Bimo.Sesampainya di rumah, yang membukakan pintu bukanlah Rosa melainkan Mbok Rusti pembantu setia keluarga Bimo.Dalam foto-foto yang dipajang di dinding nampak wajah cantik Rosa, hmm aku pasti bahagia seminggu ini menggantikan Bimo.“Ibu belum pulang pak, bapak mau minum teh atau kopi? Istriku yang memakai daster lusuh dan berdandan sangat natural.Selesai mandi, segera aku masuk ke kamar Daffa. Bokep Bayangan Yuni tiba-tiba muncul di benakku. “Nanti saja mbok nunggu ibu datang”
“Sebaiknya bapak makan duluan, ibu kan biasa pulang hampir tengah malam, bapak bisa kena sakit maag kalau menunggu ibu pulang” saran mbok Rusti kepadaku.Benar juga sampai jam 22.00 Rosa belum juga pulang, akhirnya kusantap juga makanan yang sudah disiapkan mbok Surti sejak tadi, rasanya hambar dan dingin sangat berbeda dengan masakan Yuni




















