Dia menyambutku dengan senyum manis walaupun sebelumnya sempat melirik jam di tangannya. Ternyata Kiko ada akal lain, diseretnya tanganku menuju ke WC lalu berdua kami masuk ke dalam salah satu bilik. Bokep Mereka jika siang hari berprofesi sebagai sekretaris, office clerk sampai account executive, semua menari sexy sambil tertawa riang. Serasa John Travolta di Pulp Fiction. Di tangannya terselip sebatang rokok putih, wah sexy sekali. Saya tersenyum saja sambil mengatakan kalau saya orang RI. “Kore wa nana ju go pasento!”, kata bartender. Rupanya para CBL tadi berusaha membuat dia mabuk. Obrolan kami semakin hangat dan Makiko (yang akhirnya kupanggil Kiko) mulai merangkul tanganku. Itu dia, dari kejauhan nampak seorang gadis berambut merah api mengenakan jas ketat putih dan span putih pendek.




















