Ketika pak Gunawan menghidangkan minuman itu padaku dia agak sedikit mendekatkan wajahnya padaku, sampai akhirnya tidak tahu siapa yang memulai lebih awal kamipun sudah saling berpagutan bibir dengan begitu mesranya karena hal ini merupakan pertama kali bagi kami.Akupun terlihat begitu gugup sampai-sampai aku agak gemetaran ketika mulut kami saling beradu ” Aaaaggghh…. Bokep ooouugghhhhh… pak… te.. ” Aku mengangguk dan tersenyum padanya ” Ya pak.. Kami memang terbiasa mengobrol bareng dan menunggu giliran untuk kembali bekerja ataupun di panggil oleh atasan, dan cerita seks yang sering kami bahas. Hingga tiba saatnya kami pulang karena pesta telah usai, di dalam perjalanan pak Gunawan berkali-kali memuji kecantikanku dan aku merasa malu karenanya sampai akhirnya kami tiba di apartemen pak Gunawan yang cukup mewah bagiku yang hanya seorang bawahan, cleaning servis pula.Tapi sikapnya begitu ramah padaku ”




















