Selagi mencuci piring, tiba-tiba dia merasa sebuah tangan mendarat di pantatnya lalu meremasnya. Pak Irfan akhirnya turun dari ranjang dan masuk ke toilet di kamar itu.“Cabut yuk, udah sore lagi nih !” katanya pada Jabir yang lalu menggerakkan tubuhnya untuk bangkit. Bokep Ia menatap tajam dengan pandangan penuh dendam pada pria yang pernah melecehkan dan merendahkannya itu yang kini tergolek tak berdaya di ranjang pesakitan. “Ga sopan banget sih, masuk diem-diem gitu, keluar !!” bentak Sherin sambil menundingnya. Perlahan si sakit membuka matannya dan dia mengembangkan senyum melihat siapa yang di sebelahnya.“He…he…Bapak tau Bapak gak bakal hidup lebih lama lagi, tapi Bapak puas…soalnya udah ngerasain kehangatan dari Non” katanya terputus-putus.Sherin tetap diam tak bersuara apapun sejak tadi, lalu dia menundukkan badan dan mendekatkan wajahnya ke wajah keriput pria itu.




















