Pada pagi hari itu, setelah saya mandi, saya berpakaian sebaik mungkin, parfum beraroma melati kuusapkan ke seluruh tubuhku, rambutku juga sudah disisir rapi. Bokep Yahhhh, baru disuruh gitu aja nggak mau, apalagi kalau disuruh nyepongin, ucapku dalam hati kecewa.Namun kekecewaanku terobati karena sejurus kemudian Mas Andy tiba-tiba bangkit dari tempat tidur dan melepas celananya. melalui Fentilasi kulihat Mba’ Erna menonton di depan komputer. ”, tanya saya lembut penuh sesal.Dengan masih terisak karena menangis, Mba’ Erna menjawab,“ Nggak kog Wan, kamu justru telah membuat Mba’ bahagia, sebelumnya Mba’ belum pernah merasakan kebahagian seperti bersama suami Mba’”, ucapnya.Kami berdua tersenyum, ke-mudian pelan saya baringkan Mba’ Erna.




















