Pantas ia merasakan sakit yang amat sangat, itu karena aku menembus selaput daranya dengan paksa. Aaw!” Aku segera merobek t-shirtnya dan terlihat dua buah bukit indah yang seakan tidak cukup ditampung oleh BH-nya. Bokep Bak mandinya kuisi dengan air hangat sampai penuh dan Ai Ling kubaringkan di situ. Pokoknya kali ini aku harus mendapatkannya, pikirku waktu itu. Sekarang kita masuk mobil, lu yang mengemudi dan ingat, pisau ini siap ngeluarin usus lu kalo lu macem-macen di jalan!” ancamku. Jelas ia tak berkutik, di sampingnya ada aku yang memeganginya dan menempelkan pisau di pinggangnya.Sepanjang jalan Ai Ling meratap-ratap mohon belas kasihan, ia bilang aku boleh mengambil semua duitnya, perhiasan dan handphone jika ia dibiarkan pergi.




















