Kuputuskan untuk bangun dan duduk termenung di kursi didalam kamar penginapan. “Oh ya Zainal, karena besok kamu sudah mulai bekerja, nanti malam aku akan menginap di Banjar Baru agar tdk mengganggumu. Bokep Kubaringkan badanku disebelah kirinya dan kuhadapkan tubuhku kearahnya. “Zainal, katamu kamu belum pernah punya pacar, benarkah?”, tanyanya yg langsung kujawab dengan anggukan sambil meniup kopi panasku agar agak dingin. Setiap baris rencana yg kucatat kubayangkan pula langkah-langkah kerja yg akan kulakukan. Kamu tdk akan bisa membuat wanita senang dengan cara ngobrolmu yg seperti itu.”, nasihat Indah padaku. “Kamu sudah makan Zainal? Kulihat waktu masih menunjukkan pukul 3 pagi lebih sedikit.




















