Sherin mulai merasa tidak enak dan takut ketika melihat pria tua itu bukannya pergi malah diam saja menatap padanya lalu mengembangkan senyum. “Jangan ngomong sembarangan yah, saya telepon papa atau polisi kalau perlu kalau Bapak macam-macam !” gertaknya sambil menutupi kegugupan. Bokep Kedua pria itu melenguh sambil merem-merem menikmati ‘adik’nya dilayani oleh gadis itu. Wajah Sherin langsung merah padam mendengarnya, memang tak dapat dipungkiri walaupun tindakan pria ini bisa digolongkan sebagai pemerkosaan dan merendahkan harga dirinya namun dia sendiri juga menikmatinya. Disetelnya alat itu menjadi mode sit up dan mulailah dia mengangkat-angkat badannya melatih perut sehingga tidak heran jika dia memiliki perut yang demikian rata dan mulus.




















