Vina terkejut dan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. Bokep Vina akhirnya sampai di ujung jalan itu, dan ternyata membawa ia keluar dari cermin. “saatnya tiba..manis…”
ketakutan Vina semakin menjadi, apa yg akan terjadi selanjutnya…
“saatnya memberi tanda pada pengantinku….”
mahluk itu kemudian menarik dan mencubit puting Vina hingga mengeras, setelah dirasa cukup, mahluk itu memasangkan sebentuk cincin pada puting Vina. “akhirnya pengantinku…” kata mahluk itu sambil melepaskan ikatan Vina. tak menemukan jawaban , Vina pun terlelap tidur. reaksi tubuh Vina berlawanan dengan reaksi otak Vina, tubuhnya terlihat menanggapai rangsangan2 tersebut, namun suara2 dalam kepalanya tetap berontak. baru kemudian dengan kasarnya mahluk itu mendorong maju mundur kepala Vina. sebuah gelombang kenikmatan kembali menerpa tubuhnya. Vina akhirnya membuka jendela kamarnya, dan ia merasakan hembusan angin dingin yg menyegarkan, pusingnya hilang, tapi juga ia merasa mengantuk, perlahan lahan angin

