Ketika rintihan Syeni makin tak terkendali, aku khawatir kalau kedua suster itu curiga. Bokep “Koko, suamiku”. dua kali”.“Ibu ingat makan apa saja kemarin ?”.“Mmm rasanya engga ada yang istimewa . Syeni puas”.“Ah masa .. Ini jelas pertanyaan yang rada nakal juga. Hmmm .. Mendadak aku merasa bersalah. Aku menanggapinya secara profesional, tak ingin melibatkan secara pribadi, karena aku mencintai isteriku.Semuanya berjalan seperti biasa, wajar, sampai suatu hari datang Ny. “Benar, bu. “Ooohhh .. Menjelajahi dada wanita dengan stetoskop membuatku jadi syur, padahal sebelum itu, merupakan pekerjaan yang membosankan. Apa karena pasien ini memang luar biasa indahnya ? engga usah basa basi”.“Bener Mas .. Aku memeragakan cara memeriksa kemungkinan ada benjolan di payudara, dengan mengambil boneka manequin sebagai model.
















