“Katanya mau jadi pegawai kantoran..” aku mengigatkan. Bokep Dianpun tidak menolak mengingat dia sudah ingin sekali pindah tempat kerja. “Sama-sama Dian” jawabku sambil melambaikan tangan.Kukebut mobilku menuju jalan tol. Seksi sekali anak ini. Begitu.. “Mari dicuci dulu Pak” Anggi menyilahkanku ke tempat cuci.Tak lama pegawai salon yang akan merawat rambutkupun datang. Di dalam mobil, dalam perjalanan, kuteruskan perbincanganku mengenai job description seorang resepsionis di kantorku. Semenjak aku menikmati Tari, gadis SMP dulu, belum pernah aku menikmati ABG belasan tahun lagi. Tiba-tiba aku sadar kalau aku belum mentest secara seksama kemampuan Dian untuk menjadi resepsionis. Dengan tubuh yang mungil, buah dadanya tampak menonjol sekali dibalik seragamnya yang berwarna hitam itu.Perawatanpun dimulai. Kubergegas menuju sebuah salon dengan dekorasi yang didominasi warna merah itu.“Mau diapain Pak” tanya resepsionis yang cantik.Kulihat namanya yang terpampang di dada. Memang cuma




















